Kamis, 12 September 2019

Program hamil????

Udah lama ya ga cerita-cerita di blog ini.
Beberapa bulan ini aku banyak sekali mengalami perubahan hidup. Benar-benar jungkir balik.
Kalau tahun lalu aku jadi wanita rumahan, full time wife, kalau sekarang kebalikannya working wife yang benar-benar full working dari pagi ke malam. Pergi gelap pulang gelap.
Bagian ini ntar aku ceritakan ya, tunggu tanggal mainnya.

Nah, segala kesibukan ini kadang membuat aku sangat cuek dengan keinginanku untuk hamil. Eits.. bukan aku tidak ingin hamil ya. Tapi aku gak yang ngebet banget lagi lho untuk promil ini dan itu. Satu sisi sih bagus banget ya, itu nolong aku untuk ga terlalu stres lagi, dan feel free aja gitu hahaha sangking feel free-nya kadang aku lupa kalau aku udah nikah hahaha *maaf pak suami .
Nah, Kalau dulu, hari masa subur itu adalah hari yang dispesialkan banget ( you know what i mean-lah haha). Beda banget dengan sekarang, kalau sekarang mah sebodo amat. Kadang juga ga ingat kapan masa subur. Ga pernah dihitung juga, ga ngebet punya anak.
Nikmat sih haha...
Kami malah pengen banyak melakukan hal-hal yang ga bisa dilakukan kalau sudah punya anak. Pengen menikmati aja jadinya. Bukan menunda, tapi lebih ke ingin menikmati waktu yang dikasih Tuhan aja. Dari pada mengeluhkan keadaan sekarang, ngebet pengen ini dan itu, padahal apa yang ada di depan mata ga dinikmati, ya sama ajakan?.

Tapi nih, aku masih usaha kok untuk jaga pola hidup dengan rajin ngejus dan makan buah potong. Ya walau aku jarang update racikan jusku lagi di Instagram. Bukan apa-apa guys, aku jam 6 pagi udah berangkat, ga sempat lagi untuk poto2.
Tapi nih ( bayak tapinya LOL), aku emang ga jaga makan lagi. Ngejus tetap tapi makan sembarangan juga tetap wkwkw..

Nah, hari ini aku rencananya mau ke dokter kandungan. Sebagai bentuk keseriusan aku terhadap kerinduanku. Biar aku tahu juga gimana kondisi tubuhku. I know ke dokter kandungan biayanya mahal, tapi ya harus berkorban ya kan gengs.
Selain untuk mengetahui kondisi kesehatanku, aku juga ingin menghidupkan semangatku kembali. Biasanya habis dari dokter kandungan, aku lebih concern untuk promil.
Aku bersyukur sih udah bisa mengendalikan pikiranku dan udah bisa menerima diriku, artinya bagaimanapun nanti kondisinya aku juga sudah siap.
Seandainyapun ada kondisi yang tiak mengenakkan hati, jiwa, raga dan kantong, aku sudah siap. Siap untuk menghasilkan dan siap untuk cari solusi.

Oia, aku nulis ini juga sebagai langkah awal untukku cerita-cerita tentang perjalanan menuju program hamil.
Gagal dan berhasil itu urusan Tuhan, yang memberikan kehidupan.
Aku menulis ini juga biar aku semangat dan biar aku bisa merekam jejak perjalanan kehidupanku ini.
Ini adalah bagian penting hidupku.
Ntar aku cerita-cerita juga aku dokter ala dan apa yang dikatakan dokter padaku.
Semoga aja cerita+cerita ini bermanfaat untuk kalian.

Muah muaah...

Baca Juga yang tulisan dibawah ini :)

bagaimana awal pertemuan kami?

Akhirnya ku menemukanmu. Eaak.. huhuhuhuhuh *tepuk-tepuk mulut seperti tarzan yang lagi berayun-ayun riang kesana kemari* eh Ini ...