Namanya Via
Si gadis kecil berbando warna-warni
Tampak berjalan sendiri tidak ada yang menemani
Rambut pendek sebahu, hitam dan tak beraturan
Matanya besar, berbinar dan penuh dengan harapan
Pipi kemerahan terkena terik sinar mentari
Ah, dari bibirnya terlihat dia sedang menahan dehidrasi
Dia berjalan pelan dengan tas lusuh pemberian kakeknya
Seragam kumal tampak kebesaran di badannya

Hmm.. Via melihat ke arah taman kanak-kanak
Tatapan nanar ingin turut serta memainkan ayunan
Dilihatnya ke arah taman kanak-kanak 
Anak-anak bermain dengan gembira 
Via berjalan sendirian tertunduk meredam impian

Via melihat ke atas
Ah teriknya mentari membuatnya menyipitkan sedikit matanya
Silau
Via terus berjalan
Berlari-lari ia di dalam angan yang tak terbatas
Menikmati setiap dendangan keriangannya di dalam angan
Akankah Via menggapainya?